Halaman

Senin, 02 April 2012

KELEBIHAN YANG MEMBAHAGIAKAN

Menjadi guru adalah keinginanku sejak dulu. Matematika? Adalah pelajaran yang aku suka. Mengajar? adalah salah satu kegiatanku sekarang. Walau aku cuma mengajar pelajaran tambahan/les aku merasa bahagia.

Selasa, 27 Maret 2012

SEPASANG SANDAL

Sepasang sandal itu kini berada dalam genggaman tanganku. Sepasang sandal dari merk yang terkenal dan sedang booming di tempatku. Aku tidak membelinya, tapi seorang teman memberi sepasang sandal itu. Bagaimana perasaanku? Tentu saja senang. Tapi... bagaimana jika ada orang yang memberi anda sandal tapi hanya sebuah?! Apakah anda akan senang? Bukannya senang, malah mungkin anda menganggapnya telah menghina anda! Pasti anda tidak mau menerimanya atau akan langsung anda buang ke tong sampah, karena sebuah sandal tidak berarti apa-apa. Lalu bagaimana jika ada orang yang memberi anda sepasang sandal tapi kiri semua atau kanan semua?

Kamis, 22 Maret 2012

DUA BATA JELEK

Setelah kami membeli tanah untuk vihara pada tahun 1983, kami jatuh bangkrut. Kami terjerat hutang, tidak ada bangunan diatas tanah itu bahkan sebuah gubuk pun tak ada. Pada minggu-minggu pertama, kami tidur diatas pintu-pintu tua yang kami beli murah dari pasar loak. Kami mengganjal pintu-pintu itu dengan batu bata di setiap sudut untuk meninggikannya dari tanah (tak ada matras – tentu saja kami kan petapa hutan). 

BERTEMU DENGAN GURU SI CACING

Senin. tanggal 18 Maret 2012 merupakan hari yang paling menggembirakan dan tak disangka-sangka. Bertemu dengan sang pengarang buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya, Ajahn Bram merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Tak kusangka beliau bisa datang ke kotaku dalam lawatannya tour d'Indonesia. Pada awalnya aku tak berharap dapat hadir pada talk shownya di sebuah gedung. Aku berpikir, undangan yang disebar telah habis dan aku tidak kebagian. Tapi tepat di hari kedatangannya tiba-tiba kakakku menelponku dan mengatakan ia mempunyai sebuah undangannya dan beliau akan mengunjungi sebuah Vihara yang tak jauh dari rumahku.

Rabu, 07 Desember 2011

DI MANAKAH CINTA???

Seribu kota telah kulewati, seribu hati telah kutanyakan, tapi tak kutemukan CINTA SEJATI.

Cinta... Satu kata yang selalu menjadi dambaan semua orang. Katanya Cinta sebagian besar adalah milik TUHAN. Tapi di manakah Tuhan itu? Sama dengan CINTA, banyak orang mencari dan bertanya tentang keberadaan TUHAN. Sampai-sampai ada seorang biarawati Katholik yang menulis buku tentang "PERJALANANNYA MENCARI TUHAN". Dia berkeliling bukan hanya kota, tapi dunia untuk mencari TUHAN! Tapi tak ada kesimpulan yang pasti.

HIDUP BUKANLAH PILIHAN

Hidup penuh dengan warna, warna cerah, warna kelabu. Penuh dengan rasa, rasa pedih, rasa gembira, takut dan gelisah.

Begitu pun hidupku penuh dengan rona. Nampak di luar rona hidupku seperti merah jambu, biru dan terang. Namun dalam hati dan pikiranku warna kelabu lebih banyak muncul. Aku selalu berusaha tetap tenang menghadapi apapun, hingga banyak orang yang bilang aku seperti orang yang tidak ada masalah, cuek.

Senin, 05 Desember 2011

ALAM DAN MASA KECILKU


Semasa kecil aku termasuk anak yang penurut, tapi lebih suka permainan laki-laki dan berpakaian laki-laki, hingga sepupuku memanggilku "Geboy" Karena ulahnya, teman-teman semasa kecilku yang lain memanggilku "Geboy" juga. Lalu pangilan itu berubah menjadi "Boy". Huuuft! Ada-ada saja temanku itu. Hingga kini, teman kuliah dulu, masih saja ada yang memanggilku seperti itu walau aku kini telah memiliki suami dan 3 orang anak laki-laki.